Jumat, 01 Oktober 2010

MAKNA KATA الحق (al-haqqu) DALAM AL-QUR’AN

Oleh: ABDUL HAKIM
1. Makna Leksikal Kata الحق (al-haqqu) dalam Al-Qur’an
Sebelum membahas makna leksikal kata الحق (al-haqqu), terebih dahulu kita harus mengetahu apa yang dimaksud dengan makna leksikal itu sendiri. Makna leksikal dapat diartikan sebagai makna dasar yang terdapat pada setiap kata atau lekson (Ainin dan Asrori, 2008). Leksikal adalah bentu ajektif yang diturunkan dari bentuk nomina leksikon dan satuan dari leksikon adalah leksem, yaitu satuan bentuk kata yang bermakna, jadi makna leksikal dapat diartikan sebagai makna yang bersifat leksikon, leksem ataupun kata (chaer, 1990).
Menurut Pateda (1986) makna leksikal adalah makna leksem ketika lek-sem tersebut berdiri sendiri, entah dalam bentuk dasar ataupun turunan dan mak-nanya kurang lebih seperti yang ada di dalam kamus.
Nasution (2009) dari hasil penelitiannya mengemukakan bahwa kata الحق (al-haqqu) yang menggunakan "ال" terdapat dalam Al-Qura’an sebanyak 194 kata, sedangkan yang tidak menggunakan "ال" terdapat 33 kata. Dengan demikian, kata الحق (al-haqqu) berjumlah 227 kata. Dan mempunyai makna leksikal yang berbeda-beda.
Kata الحق (al-haqqu) yang mempunyai makna leksikal bermakna benar dalam Al-Qur’an berjumlah 146 kata (Nasution, 2009). Diantaranya:

1. Surah Al-baqarah: 119
           
119. Sesungguhnya kami Telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebe-naran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan ka-mu tidak akan diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-penghuni neraka (Q.S. 2: 119)
Pada ayat di atas di temukan kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar dengan imbuhan ke-an. Ayat di atas menjelaskan bahwa sesungguhnya Allah te-lah mengutus rasul akhir zaman yang membawa berita gembira dan pemberi pe-ringatan.

2. Surah Ali Imran: 60
     •   
60. Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali ka-mu termasuk orang-orang yang ragu (Q.S. 3: 60)
Pada ayat di atas di temukan kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar dengan imbuhan ke-an. maksud dari ayat tersebut adalah segala sesuatu yang datang dari allah adalah benar.

3. Surah An-Nisa: 170
 ••             •         •  
170. Wahai manusia, Sesungguhnya Telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, Maka berimanlah kamu, Itulah yang lebih baik bagimu. dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun) Karena Sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah[382]. dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana (Q.S. 4: 170)
Pada ayat di atas di temukan kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar dengan imbuhan ke-an. maksud dari ayat tersebut adalah Allah telah menurunkan kitab Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad yang di dalamnya berisi kebenaran.

4. Surah Al-maidah: 77
                       
77. Katakanlah: "Hai ahli kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (me-lampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang Telah sesat dahulunya (se-belum kedatangan Muhammad) dan mereka Telah menyesatkan kebanya-kan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus (Q.S. 5: 77)
Pada ayat di atas di temukan kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar. Maksud dari makna tersebut adalah Allah mengatakan kepada Ahli Kitab untuk tudak melampaui batas dengan cara merendahkan atau mengangkat dabi isa secara berlebihan.

5. Surah As-saba’: 48
 •      
48. Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku mewahyukan kebenaran. dia Maha mengetahui segala yang ghaib (Q.S. 34: 48)
Pada ayat di atas di temukan kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar dengan imbuhan ke-an. Ayat di atas menjelaskan bahwa wahyu yang diturunkan allah semuanya adalah benar.
Ayat-ayat di atas adalah sebagian dari contoh-contoh ayat Al-qur’an yang bermakna leksikal benar.

2. Relasi Makna Kata الحق (al-haqqu) dalam Al-Qur’an
1. Sinonim
Soedjito dalam Ainin dan Asrori (2008) mendefinisikan sinonim sebagai dua kata atu lebih yang memiliki makna yang sama atau hampir sama. Sinonim adalah hubungan simantik yang menyatakan adanya kesamaan makna antara satu satuan ujaran dengan satu ujaran lainnya.
Menurut kamus Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap (1997) sinonim kata الحق (al-haqqu) adalah sebagai berikut:
a. القرآن الكريم : Al-Qur’an
b. الإسلام : Agama Islam
c. الامتياز : Hak
d. العدل : Keadilan
e. الأمر المقضي : Putusan, di pastikan
f. الموت : Kematian
g. المال والملك : Harta benda, milik
h. الحظ والنّصيب : Nasib, bagian
i. الصحيح : yang benar-nyata
j. اليقين : yang pasti
k. الجدير : Layak, Pantas, Patut
Nasution (2009) mengemukakan bahwa di dalam Al-Qur’an ada 48 kata الحق (al-haqqu) yang mempunyai relasi makna sinonim yang bermakna: hak, adil, pasti, utang piutang. Diantaranya:

1. Surah Al-baqarah: 42
     •   
42. Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang ba-thil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu Mengetahui (Q.S. 2: 42)

Pada ayat di atas di temukan dua kata الحق (al-haqqu) yang mempunyai relasi makna sinonim (مترادف) bermakna hak yang merupakan sinonim dari kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar. Bahwasanya Allah tidak mencampur aduk-kan antara yang hak dan yang batil, dan keduanya saling berlawanan.

2. Surah Al-baqarah: 282
…….    ……..      •       •      
282. ……..maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu),……. jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaan-nya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, Maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur (Q.S. 2: 282)
Pada ayat di atas di temukan dua kata الحق (al-haqqu) yang mempunyai relasi makna sinonim (مترادف) bermakna hutang yang merupakan sinonim dari kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar. Ayat di atas menerangkan tata cara hutang piutang.

3. Surah Shad: 22
                         
22. Ketika mereka masuk (menemui) Daud lalu ia terkejut Karena ke-datangan) mereka. mereka berkata: "Janganlah kamu merasa takut; (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; Maka berilah Keputusan antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus (Q.S. 38: 22)
Pada ayat di atas di temukan kata الحق (al-haqqu) yang mempunyai relasi makna sinonim (مترادف) bermakna adil yang merupakan sinonim dari kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar.

4. Surah An-Naba’: 39
          
39. Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya (Q.S. 78: 39)
Pada ayat di atas di temukan kata الحق (al-haqqu) yang mempunyai relasi makna sinonim (مترادف) bermakna pasti yang merupakan sinonim dari kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar. Ayat di atas menerangkan bahwasanya hari kiamat itu pasti terjadi.
2. Antonim
verhaar dalam pateda (1986) Antonim adalah ungkapan yang dianggap bermakna kebalikan dari ungkapan lainnya. Menurut Al-khuli dalam Nasution (2009) antonim adalah kata yang bertentangan maknanya dengan kata lain, con-tohnya panjang dan pendek.
Menurut kamus Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap (1997) antonim kata الحق (al-haqqu) adalah الباطل yang bermakna batil. Di dalam Al-Qur’an ditemukan 14 kata الباطلyang merupakan antonim dari kata الحق (al-haqqu) (Nasution, 2009). Diantaranya:

1. Surah Al-Baqarah: 42
     •   
42. Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang ba-thil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu Mengetahui (Q.S. 2: 42)
Pada ayat di atas di temukan kata الباطلyang bermakna batil yang merupakan antonim dari kata الحق (al-haqqu) yang bermakna hak. Bahwasanya Allah tidak mencampur adukkan antara yang hak dan yang batil, dan keduanya saling berlawanan.

2. Surah Ali Imran: 71
    •   •   
71. Hai ahli kitab, Mengapa kamu mencampur adukkan yang Haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya? (Q.S. 3:71)
Pada ayat di atas di temukan kata الباطلyang bermakna batil yang merupakan relasi makna antonim dari kata الحق (al-haqqu) yang bermakna hak. Ayat ini sebagai penegasan terhadap Ahli Kitab.



3. Surah Al-Isra’: 81
      •    
81. Dan Katakanlah: "Yang benar Telah datang dan yang batil Telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap (Q.S. 17:81)
Pada ayat di atas di temukan dua kata الباطلyang bermakna batil yang me-rupakan relasi makna antonim dari kata الحق (al-haqqu) yang bermakna benar. Ayat di atas adalah perkataan nabi Muhammad yang diperintahkan oleh Allah ketika memasuki kota mekah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini

POSTINGAN TERBARU

FILSAFAT SAINS ISLAM (Studi Pemikiran Naquib AL-Attas)

FILSAFAT SAINS ISLAM Studi Pemikiran Naquib AL-Attas   Abstrak : Dewasa ini sains dikuasai oleh orang-orang barat. Hal ini tidak bisa d...