Macromedia Flash 8
Macromedia Flash 8 adalah versi terbaru dari Flash. Sejak diakuisisi
oleh Adobe, kemampuan dan fitur-fiturnya menjadi sangat dahsyat
dan lengkap sehingga dapat digunakan untuk membuat berbagai
macam aplikasi seperti animasi web, kartun, multimedia interaktif,
sampai aplikasi untuk ponsel. Selain itu, Flash 8 juga kompatibel
dengan software-software desain dan animasi lainnya.
Buku Student Guide Series Macromedia Flash 8 ini ditujukan untuk
para siswa SMP/SMA dan pemula pengguna komputer agar dapat
mengenal, memahami, dan bisa memakai secara praktis software
animasi Macromedia Flash 8.
Setelah mempelajari buku Student Guide Series Macromedia Flash 8
ini, pembaca akan dapat:
�� Mengenal Interface Macromedia Flash 8
�� Memahami Prinsip Menggambar dan Mewarnai
�� Memahami Teknik Animasi
�� Membuat Movie Clip dan Button
�� Memahami Dasar ActionScript
�� Membuat Aplikasi Spektakuler pada Flash 8
Penulis berharap buku ini dapat bermanfaat.
Medan, Februari 2007
Kata Pengantar
ata Pengantar ............................................................................. v
Daftar Isi .....................................................................................vii
MODUL 1 Mengenal Interface Flash 8.............................. 1
MODUL 2 Prinsip Menggambar dan Mewarnai ............. 15
MODUL 3 Teknik Animasi.............................................. 39
MODUL 4 Movie Clip dan Button ................................... 67
MODUL 5 Dasar ActionScript ......................................... 85
MODUL 6 Aplikasi Spektakuler Flash 8 ....................... 107
Daftar Isi
Student Guide Series: Macromedia Flash 8
2
1.1 Mengenal Area Kerja Flash 8
Macromedia Flash 8 adalah versi terbaru dari Flash. Sejak diakuisisi
oleh Adobe, kemampuan dan fitur-fiturnya menjadi sangat dahsyat
dan lengkap sehingga dapat digunakan untuk membuat berbagai
macam aplikasi seperti animasi web, kartun, multimedia interaktif,
sampai aplikasi untuk ponsel. Selain itu, Flash 8 juga kompatibel
dengan software-software desain dan animasi lainnya. Untuk memulai
menggunakan Flash 8, sebaiknya kita mengenal area kerjanya
terlebih dahulu. Sesuai kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Hal
tersebut tentunya akan mempermudah kita dalam memahami
program. Tampilan area kerja Flash 8 dapat dilihat sebagai berikut.
Keterangan Gambar:
Menu Bar, adalah sekumpulan perintah yang digunakan
dalam Flash, seperti menu File > New yang berfungsi
untuk menyimpan file Flash.
A
B
C
D
E
F
G
H
A
Modul 1: Mengenal Interface Flash 8
3
Toolbox, adalah sekumpulan tool yang digunakan untuk
menggambar dan mengedit objek (Tools), mengatur sudut
pandang (View), menentukan warna (Colors), dan opsi
pilihan dari setiap tool yang ada (Options).
Panel Timeline, adalah panel yang berfungsi mengatur
jalannya animasi yang kita buat. Di sini kita bisa mempercepat
maupun memperlambat animasi.
Stage, adalah kanvas tempat kita meletakkan dan mengedit
objek-objek Flash.
Panel Properties, adalah panel yang menampilkan atribut
dari suatu objek yang sedang aktif sehingga atribut objek
tersebut dapat kita ubah.
Panel Actions, adalah panel yang berisikan bahasa
pemrograman ActionScript yang digunakan untuk membuat
animasi interaktif.
Panel Color, adalah panel yang berfungsi untuk mengatur
komposisi warna stroke maupun fill pada objek.
Library, adalah panel yang berfungsi untuk menyimpan
objek-objek yang telah dijadikan symbol.
B
C
D
E
F
G
H
Student Guide Series: Macromedia Flash 8
4
1.2 Memahami Toolbox
Untuk membuat dan mengedit objek, Anda harus menggunakan tooltool
yang ada pada Toolbox. Perhatikan gambar berikut ini.
�� Selection Tool (V), adalah tool yang berfungsi untuk
memilih dan menyeleksi suatu objek.
�� Subselection Tool (A), adalah tool yang berfungsi untuk
mengedit titik-titik pada suatu objek secara detail.
�� Free Transform Tool (Q), adalah tool yang berfungsi untuk
memutar suatu objek, mengatur skala suatu objek, melakukan
distorsi terhadap suatu objek, dan lainnya.
Selection Tool (V)
Free Transform Tool (Q)
Line Tool (L)
Pen Tool (P)
Oval Tool (P)
Pencil Tool (Y)
Ink Bottle Tool (S)
Eyedropper Tool (I)
Subselection Tool (A)
Fill Transform Tool (F)
Lasso Tool (L)
Text Tool (T)
Rectangle Tool (R)
Brush Tool (B)
Paint Bucket Tool (K)
Eraser Tool (E)
Modul 1: Mengenal Interface Flash 8
5
�� Fill Transform Tool (F), adalah tool yang memiliki fungsi
yang sama dengan Free Transform Tool, hanya saja penggunaannya
terhadap warna gradasi dari suatu objek.
�� Line Tool (N), adalah tool yang berfungsi untuk membuat
suatu garis.
�� Lasso Tool (L), adalah tool yang berfungsi untuk menyeleksi
objek secara bebas sehingga dapat memilih seluruh ataupun
sebagian dari objek tersebut.
�� Pen Tool (P), adalah tool yang berfungsi untuk menggambar
kurva melengkung.
�� Text Tool (T), adalah tool yang berfungsi untuk membuat
teks.
�� Oval Tool (O), adalah tool yang berfungsi untuk membuat
objek berbentuk lingkaran maupun elips.
�� Rectangle Tool (R), adalah tool yang berfungsi untuk
membuat objek berbentuk kotak maupun persegi empat.
�� Pencil Tool (Y), adalah tool yang berfungsi untuk menggambar
bentuk bebas, sama seperti kita menggambar dengan
pensil di kertas.
�� Brush Tool (B), adalah tool yang berfungsi untuk memoles
dalam bentuk cat, sama seperti kita mengecat dinding dengan
kuas.
Student Guide Series: Macromedia Flash 8
6
�� Ink Bottle Tool (S), adalah tool yang berfungsi untuk
memberi dan mengubah warna pada garis luar objek (stroke).
�� Paint Bucket Tool (K), adalah tool yang berfungsi untuk
memberi dan mengubah warna pada bidang dalam objek
(fill).
�� Eyedropper Tool (I), adalah tool yang berfungsi untuk
mengambil dan meniru warna dari suatu objek maupun
gambar bitmap untuk diaplikasikan pada objek lain.
�� Eraser Tool (E), adalah tool yang berfungsi untuk
menghapus objek.
1.3 Mengenal Panel Timeline
Timeline merupakan panel utama yang berfungsi untuk mengatur
cepat atau lambatnya animasi yang kita buat dan sebagai wadah
untuk menyatukan objek-objek dari setiap layer.
Untuk mempercepat pekerjaan kita dalam membuat movie
Flash, biasakan menggunakan Shortcut. Contohnya,
tombol R untuk mengaktifkan Rectangle Tool.
Modul 1: Mengenal Interface Flash 8
7
Layer, adalah suatu lapisan transparan yang berfungsi
untuk mengatur peletakan objek-objek dalam suatu movie
Flash. Jadi, objek yang berada di layer paling bawah akan
tertutup oleh objek yang berada pada layer di atasnya.
Keyframe, adalah suatu frame yang berisikan satu objek
atau lebih. Keyframe ditandai dengan bulatan hitam pada
frame.
Blank Keyframe, adalah suatu frame kosong di mana di
dalamnya tidak ada objek. Apabila Blank Keyframe tersebut
diisikan sebuah objek, maka ia akan menjadi Keyframe.
Blank Keyframe ditandai dengan bulatan putih pada frame.
Playhead, adalah suatu alat yang berfungsi untuk menjalankan
animasi di stage tanpa perlu melakukan Test Movie
terlebih dahulu. Playhead ditandai dengan kotak slider
berwarna merah yang terletak di atas frame.
Frame, adalah suatu wadah bingkai yang membentuk suatu
movie Flash. Movie tersebut terdiri atas sekumpulan gambar
yang berurutan sehingga apabila dijalankan, movie terlihat
seolah-olah bergerak.
A
B
C
E
A
B C
D
E
D
Student Guide Series: Macromedia Flash 8
8
1.4 Mengenal Library
Sesuai dengan namanya, Library berarti perpustakaan. Jadi, Library
merupakan media tempat penyimpanan objek-objek yang telah kita
jadikan simbol maupun objek-objek yang kita impor dari file lain.
Fungsi utama Library adalah kita dapat menggunakan objek-objek
yang ada di dalamnya berulang-ulang dan meletakkannya di Stage
sebanyak-banyaknya tanpa menambah ukuran file Flash kita.
Symbol
A
B
Window Preview
C
D E
New Symbol
New Folder Delete
Modul 1: Mengenal Interface Flash 8
9
Window Preview, adalah tampilan yang berfungsi untuk
menampilkan simbol atau objek lain pada Library.
Symbol, akan dijelaskan lebih detail pada Modul 3 dan 4.
New Symbol, adalah tombol yang berfungsi untuk
membuat simbol baru pada Library.
New Folder, adalah tombol yang berfungsi untuk membuat
folder baru pada Library. Di sini kita dapat mengelompokkan
beberapa simbol ke dalam satu folder.
Delete, adalah tombol yang berfungsi untuk menghapus
simbol maupun objek lain pada Library.
1.5 Memahami Jenis File Flash 8
Flash dapat menghasilkan banyak file keluaran. Namun secara umum,
terdapat tiga jenis file utama pada Flash, di antaranya:
File Utama (.fla), adalah jenis file utama ketika kita
menyimpan movie Flash kita. Kita bisa membuka dan
mengedit semua jenis file .fla pada Flash.
Untuk mengambil objek dari Library lain, klik tanda panah pada
Library kita, lalu pilih nama Library lain (misal untitled-2).
Ambil objek tersebut dengan cara men-drag-nya ke Stage.
A
A
B
C
D
E
Student Guide Series: Macromedia Flash 8
10
File Hasil Ekspor (.swf), adalah jenis file yang biasa
digunakan pada halaman web. File dalam format .swf dapat
dilihat melalui web browser, selama browser tersebut
memiliki Flash Player.
File Eksekusi (.exe), adalah jenis file yang dapat
dieksekusi tanpa perlu memiliki aplikasi Flash ataupun Flash
Player. Dengan melakukan klik ganda terhadap file .exe
tersebut, maka file tersebut akan terbuka secara otomatis.
1.6 Membuat dan Menyimpan File
Sebelum kita bekerja pada Flash, ada baiknya terlebih dahulu kita
memahami bagaimana membuat dan menyimpan file di Flash.
Untuk membuat file baru, klik opsi Flash Document pada bagian
Create New.
B
C
Modul 1: Mengenal Interface Flash 8
11
Untuk menyimpan file, klik menu File > Save atau File > Save As
sehingga akan muncul kotak dialog Save As. Isikan nama file pada
bagian File name, lalu klik tombol Save.
Selain cara di atas, kita juga dapat membuat file baru dengan
cara klik menu File > New, maka akan muncul kotak dialog
New Document. Kemudian klik tombol OK.
Student Guide Series: Macromedia Flash 8
12
1
Coba Anda buat file baru sehingga akan muncul halaman Flash baru.
Kemudian amati area kerja Flash tersebut dan perhatikan letak
toolbox dan panel-panel utama seperti panel Timeline, panel
Properties, panel Library, dan lainnya. Lalu simpan file tersebut.
Berikut ini langkah-langkah pengerjaannya:
Buat file baru dengan memilih opsi Flash Document pada
bagian Create New sehingga akan muncul area kerja
Flash.
Modul 1: Mengenal Interface Flash 8
13
3
2
Amati sejenak area kerja di layer. Perhatikan dengan
seksama Toolbox dan panel-panel yang ada sehingga
akan memudahkan Anda dalam bekerja nantinya.
Setelah diamati dan dipahami sejenak, kemudian simpan file
tersebut dengan cara klik menu File > Save atau File >
Save As. Beri nama latihan 1 pada bagian File name dan
pilih Save as type yang sesuai dengan aplikasi yang kita
gunakan, yaitu Flash 8 Document (*.fla). Lalu klik Save
untuk menyimpan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini